
BULELENG, Radar007.com – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pantai Tangguwisia, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, saat keluarga bersama masyarakat melaksanakan prosesi Ngaben pada Senin (27/7/2026) sore. Upacara pelepasan roh leluhur tersebut berlangsung dengan penuh penghormatan sesuai tradisi dan adat istiadat Bali.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan keluarga dan masyarakat adat tampak mengenakan busana adat Bali sambil membawa berbagai sarana upacara, sesajen, serta perlengkapan ritual. Prosesi dipimpin oleh pemangku dan tokoh adat dengan diiringi doa-doa suci sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Pantai Tangguwisia dipilih sebagai lokasi pelaksanaan ritual karena laut dalam kepercayaan masyarakat Hindu Bali menjadi simbol penyucian dan pelepasan unsur Panca Maha Bhuta agar roh dapat kembali ke asalnya dengan tenang.
Menghantar Roh Leluhur dengan Penuh Bhakti, Prosesi Ngaben di Pantai Tangguwisia Berjalan Lancar dan Khidmat
Setelah prosesi Ngaben di pantai selesai, rangkaian upacara dilanjutkan dengan ritual meajar-ajar, yakni prosesi mengantarkan roh suci secara simbolis menuju sejumlah Pura Dang Kahyangan. Selanjutnya keluarga melaksanakan persembahyangan di merajan (pura keluarga) masing-masing sebagai penutup rangkaian upacara.
Ritual meajar-ajar merupakan bagian penting dalam tradisi Hindu Bali yang melambangkan penghormatan kepada leluhur sekaligus memohon agar roh yang telah disucikan memperoleh jalan menuju alam kedamaian serta senantiasa memberikan berkah kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selama prosesi berlangsung, suasana tertib dan penuh kekhidmatan terlihat dari seluruh peserta upacara. Kebersamaan keluarga dan masyarakat adat mencerminkan kuatnya nilai gotong royong serta komitmen dalam menjaga warisan budaya dan tradisi leluhur Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
(TIMROO7)






