Makassar (Sulsel), Radar007.com — Polsek Tamalate, Polrestabes Makassar, mengintensifkan penindakan terhadap penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M.
Langkah ini diwujudkan melalui patroli rutin yang dilaksanakan setiap hari oleh Tim Penindak Balap Liar di sejumlah titik rawan dalam wilayah hukum Polsek Tamalate, Kamis (26/02/2026).

Berdasarkan pantauan di Mapolsek Tamalate, puluhan unit sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis telah diamankan petugas dalam beberapa hari terakhir.
Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap penggunaan knalpot brong.
“Wilayah hukum Polsek Tamalate harus zero knalpot brong. Tidak ada toleransi bagi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” tegasnya melalui keterangan resmi.
Ia menjelaskan bahwa selama Ramadan, pihaknya telah membentuk Tim Penindak Balap Liar yang terdiri dari personel gabungan Polsek Tamalate.
Tim ini menyasar sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan lokasi balap liar, di antaranya: Kawasan CPI, Kelurahan Maccini Sombala, Jalan Andi Mappainge, dan Kelurahan Barombong (perbatasan Kabupaten Gowa dan Takalar)
Memasuki hari ke-8 Ramadan, tim berhasil mengamankan 50 unit sepeda motor yang diduga terlibat pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot brong dan aksi kebut-kebutan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Panit Opsnal Unit Intelkam Ipda Irwan, S.H. selaku Perwira Pengendali, dengan pengawasan langsung dari Kanit Propam Ipda Munawar, bersama personel gabungan di lapangan.

Kapolsek Tamalate menjelaskan:
“Total ada 50 unit sepeda motor yang kami amankan. Kendaraan tersebut diduga terlibat pelanggaran lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot brong. Pemilik akan dikenakan sanksi tilang sesuai aturan yang berlaku, diwajibkan mengganti knalpot ke standar, serta kendaraan diamankan selama satu bulan sebagai efek jera.”
Selain penindakan, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.
“Kami juga memberikan edukasi agar tidak melakukan balap liar maupun menggunakan knalpot brong yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tambah Kompol Muh. Thamrin.
Ia menegaskan bahwa kegiatan penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan, dengan dukungan Tim KRYD yang bertugas secara bergantian selama Ramadan.
“Ini merupakan bentuk komitmen Polsek Tamalate dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menekan angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum kami,” pungkasnya.(Red/Tim)









