Makassar (Sulsel), Radar007.com — Sejumlah warga Kompleks Perumahan Bosowa, Jalan Teduh Bersinar RT 002 / RW 003, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, menyampaikan keresahan mereka terhadap sikap seorang oknum Ketua RT yang dinilai kurang membangun suasana harmonis di lingkungan.
Keluhan warga mencuat setelah yang bersangkutan disebut kerap menyoroti berbagai persoalan internal warga secara berulang, yang oleh sebagian masyarakat dirasakan sebagai bentuk tekanan sosial. Situasi tersebut, menurut warga, telah menimbulkan ketegangan dan ketidaknyamanan di lingkungan kompleks.
Sejumlah warga juga mempertanyakan proses penunjukan Ketua RT tersebut. Mereka menyebut bahwa yang bersangkutan diduga tidak melalui mekanisme pemilihan resmi dalam agenda pemilihan RT/RW pada 3 Desember 2025. Hal ini memicu diskusi di tengah masyarakat mengenai aspek legitimasi kepemimpinan di tingkat lingkungan.
“Harapan kami, RT seharusnya menjadi pengayom dan penyejuk. Namun yang kami rasakan justru sebaliknya, suasana menjadi kurang nyaman karena sering muncul persoalan baru,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Selain itu, warga juga menyoroti sejumlah aspek kinerja lingkungan yang dinilai masih perlu perhatian, antara lain: Kondisi drainase di beberapa titik yang dilaporkan masih tersumbat, Belum optimalnya kegiatan kerja bakti rutin sebagai upaya pencegahan banjir, dan Minimnya komunikasi yang bersifat membangun keharmonisan antarwarga.
Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap pihak Kelurahan Gunung Sari dan Kecamatan Rappocini dapat melakukan klarifikasi serta evaluasi secara objektif guna menjaga stabilitas sosial di lingkungan perumahan.
Warga juga menginginkan adanya ruang mediasi terbuka antara pengurus lingkungan dan masyarakat agar persoalan dapat diselesaikan secara dialogis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami hanya ingin lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Kepemimpinan di tingkat RT diharapkan mampu menjadi perekat sosial, bukan sumber kegelisahan,” ungkap warga.
Masyarakat berharap langkah pembinaan dan penyelesaian dapat dilakukan secara bijak demi terciptanya suasana lingkungan yang kondusif, sejalan dengan semangat pembangunan sosial kemasyarakatan di Kota Makassar.(Ari/Ato)








